Tampilkan postingan dengan label budaya nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budaya nasional. Tampilkan semua postingan

Bangsa Jawa Dan Leluhurnya, Benarkah Dari Brahma ?

Bangsa Jawa dan leluhurnya sering dikait-kaitkan dengan mitologi. Dan mitologi merupakan bagian tidak terpisahkan dari perjalanan sejarah dan budaya. Keterkaitan tersebut juga bisa jadi benar dan bisa jadi kontroversi, mengingat fakta-fakta sejarah tidak seluruhnya ada seperti asal muasalnya. Seperti halnya mitologi mengenai Bangsa Jawa yang mengaitkan keberadaan leluhurnya yang berasal dari Brahma. Benarkah leluhur bangsa Jawa berasal dari Brahma ? Media Budaya mencoba mengambil topik ini dari berbagai sumber blog.

Falsafah Budaya Minang Dalam ADAT BASANDI SARAK,SARAK BASANDI KITABULLAH

Falsafah Budaya Minang Dalam ADAT BASANDI SARAK,SARAK BASANDI KITABULLAH merupakan salah satu filosofi hidup yang dipegang oleh masyarakat Minangkabau, yang menjadikan Islam sebagai landasan utama dalam tata pola perilaku dan nilai-nilai kehidupan. Dengan kata lain, Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah merupakan kerangka dasar kehidupan sosial baik horizontal-vertikal maupun horizontal-horizontal.

Budaya Melayu Dan Peninggalannya Di Kuala Tungkal Jambi

Sebelumnya telah disebutkan bahwa keeratan hubungan budaya Melayu di Indonesia tidak terlepas dari ditemukannya bukti-bukti sejarah berupa dokumen-dokumen ekspedisi dalam bahasa Cina maupun dokumen perjalanan bangsa India. Selain itu juga ditemukannya prasasti Kedukan Bukit di wilayah Jambi yang beriwayat tahun 682 M. Budaya Melayu dan peninggalannya di Kuala Tungkal Jambi seolah mencerminkan secara pasti bahwa Suku Melayu dan asal muasalnya secara konsepsi, kedekatan dan keeratan ini berasal dari bahasa awal istilah atau kata 'Melayu' berasal dari istilah yang digunakan oleh masyarakat kerajaan kuno di daerah ini.

Suku Melayu Dan Asal Muasalnya Secara Konsepsi

Perihal ambiguitas Melayu tidak cuma menyangkut pemaknaannya saja, bahkan juga merambah hingga ke masalah etimologi nama Melayu itu sendiri. Setidaknya ada dua versi paling umum menyangkut dari mana asal nama Melayu itu: (1) Melayu yang dulunya nama kerajaan kuno di Jambi, dan (2) kata "melayu" dari Bahasa Jawa yang artinya "berlari". Versi terakhir ini (melayu=berlari) sepertinya adalah yang paling umum beredar di publik, terutama di masyarakat Jawa.

Budaya Melayu dan Awal Konsep Popularitasnya Di Dunia Luar

Terlepas dari nama Melayu sebagai suatu suku, dunia internasional justru telah lama mengadopsi nama "Malay" (=Melayu) atau "Malay People" bagi keseluruhan suku bangsa asli yang mendiami Nusantara. Agak bertolak belakang dari penjelasan sebelumnya, ini berarti tak terkecuali suku Minangkabau dan Aceh, bahkan juga Batak dan Jawa, termasuk ke dalam konsep 'Melayu' ini. Entitas Melayu sebagai suatu konsep kebangsaan (lebih luas dibanding konsep kesukuan) dipopulerkan ke dunia Barat oleh Thomas Stamford Raffles, gubernur di Jawa semasa pendudukan sementara Inggris.

Sejarah Dan Budaya Melayu Dalam Perjalanan Awalnya

Melayu merupakan salah satu etnis atau suku yang masyarakatnya tersebar di sekitar Asia Tenggara. Sejarah dan budaya melayu memiliki hubungan erat dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia, bahkan sebelum Kerajaan Melayu itu benar-benar ada. Dengan komunitas etnis yang tersebar di hampir seluruh wilayah Asia bagian tenggara, dan saat ini terdapat banyak negara di Asia Tenggara dengan bahasa asli yang mewakili masing-masingnya, namun ternyata aspek budaya di dalamnya saling memiliki keterkaitan akar budaya yang tidak bisa dielakkan atau dinafikan begitu saja.

Cari Di Sini